LEVEL ANDERLAGHA

Penguasaan energi 99 % – 100%

Tingkatan ini disebut manusia berenergi murni karena mereka mampu hidup tanpa jasad fisik. Artinya mereka bisa hidup abadi hanya dengan berwujud energi murni saja tapi sangat jarang interaksi dan jumlahnya amat sedikit. Mereka seringkali diangap dewa oleh tingkatan di bawahnya, karena kecerdasan, kearifan dan kecanggihan teknologi yang dimiliki. 100% sel otaknya semua aktif sehingga mampu membuka seluruh potensi tubuh. Di tingkatan ini tubuh mereka mampu melakukan perjalanan lintas dimensi dan waktu, teleportasi, rekayasa molekular tanpa bantuan alat & bisa merubah wujud, memperbesar dan memperkecil ukuran tubuh sesuka hatinya. Dorongan untuk berkembangbiak sangat minim.

Mereka yang berada di tingkatan Anderlagha kemudian mengkloning dirinya sendiri dan mengimplan zat yang dapat menghambat akselerasi energi ke dalam tubuh bangsa kloningan, sehingga semakin sedikit zat penghambat tersebut maka kemampuan bangsa hasil kloning akan mendekati kemampuan Anderlagha tapi semakin banyak zat tersebut maka semakin menurun kekuatan tubuhnya, dari sejak itulah Anderlagha membagi bangsa-bangsa hasil kloning ke dalam kelompok sesuai tingkat penguasaan energi tubuh mereka.

Tingkatan yang dikloning dengan zat penghambat energi terbanyak adalah di tingkatan Phallegia sedangkan yang mendapat zat penghambat paling sedikit adalah tingkatan Klervasinna.

Zat penghambat tersebut sengaja dibuat Anderlagha untuk menjaga keseimbangan semesta, semakin banyak zat tersebut diberikan maka sel otak bangsa tersebut banyak yg tidak aktif sehingga tidak bisa membuat senjata canggih, sehingga kehancuran lingkungan dapat dihindari. begitupun sebaliknya jika semakin sedikit zat tersebut maka sel otak suatu bangsa menjadi aktif lebih banyak sehingga mampu membuat senjata canggih yg berpotensi merusak alam.